JADILAH MAHASISWA PEMBAWA PERUBAHAN

JADILAH MAHASISWA PEMBAWA PERUBAHAN

Oleh: Dr. Adian Husaini (www.adianhusaini.id)

Hari ini (Selasa, 14 September 2021), saya diminta mengisi acara Taaruf Mahasiswa Baru Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Temanya menarik: "Mahasiswa: Cendekiawan Pembawa Perubahan." Di ruang zoom, tampak lebih dari 365 peserta.
Kepada para mahasiswa baru UMY itu saya mengajak untuk menyadari bahwa mereka sudah menjadi keluarga besar Muhammadiyah, sebuah organisasi dakwah yang sudah begitu banyak membawa perubahan bagi masyarakat dan bangsa Indonesia. Saya sampaikan sebuah pesan Menteri Agama Maftuh Basyuni (alm.) saat saya berjumpa dengan beliau: "Entah apa jadinya Indonesia, jika tanpa adanya Muhammadiyah."
Semangat membawa perubahan itulah yang ditanamkan sejak dini oleh pendiri Muhammadiyah: KH Ahmad Dahlan. Pribadi dan dakwah Kyai Dahlan mempesona seorang Soekarno saat masih berumur 15 tahun. Ketika itu, Bung Karno tinggal di rumah HOS Tjokroaminoto.
Begitu kagumnya Bung Karno kepada Kyai Dahlan, sampai mengatakan, bahwa sejak mendengar ceramah Kyai Dahlan itu, ia "nginthil" Kyai Dahlan. Maksudnya, ia mengikuti kemana Kyai Dahlan berceramah. Ini disampaikan Bung Karno dalam acara Muktamar Muhammadiyah tahun 1962.
Begitu kuatnya semangat Kyai Dahlan dalam membuat perubahan, sehingga dalam kondisi sakit pun, dakwah tetap dijalankan. Para dokter yang menasehatinya untuk beristirahat, tak diturutinya. Istrinya yang menangis, memintanya untuk beristirahat pun, tak dihiraukannya. Itulah semangat perubahan yang membara dalam diri pendiri Muhammadiyah. Semoga para mahasiswa baru UMY mengikuti jejak para pejuang pembawa perubahan, seperti KH Ahmad Dahlan, dan para tokoh Muhammadiyah lainnya.
Sebagai bagian dari keluarga besar Muhammadiyah, para mahasiswa baru UMY itu saya ajak untuk menghayati "Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup (MKCH) Muhammadiyah" berikut ini:
1. Muhammadiyah adalah Gerakan berasas Islam, bercita-cita dan bekerja untuk terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya, untuk melaksanakan fungsi dan misi manusia sebagai hamba dan khalifah Allah di muka bumi.
2. Muhammadiyah berkeyakinan bahwa Islam adalah agama Allah yang diwahyukan kepada para Rasul-Nya, sejak Nabi Adam, Nuh, Ibrahim, Musa, Isa dan seterusnya sampai kepada Nabi penutup Muhammad saw, sebagai hidayah dan rahmat Allah kepada umat manusia sepanjang masa dan menjamin kesejahteraan hidup materiil dan spiritual, duniawi dan ukhrawi.
3. Muhammadiyah dalam mengamalkan Islam berdasarkan: al-Quran dan Sunnah Rasul.
4. Muhammadiyah bekerja untuk terlaksananya ajaran-ajaran Islam yang meliputi bidang-bidang: aqidah, akhlak, ibadah, muamalah duniawiyat. (Penjelasan: Muhammadiyah bekerja untuk tegaknya aqidah Islam yang murni, bersih dari gejala-gejala kemusyrikan, bid’ah dan churafat, tanpa mengabaikan prinsip toleransi menurut ajaran Islam…).
5. Muhammadiyah mengajak segenap lapisan bangsa Indonesia yang telah mendapat karunia Allah berupa tanah air yang mempunyai sumber-sumber kekayaan, kemerdekaan bangsa dan negara Republik Indonesia yang berfilsafat Pancasila, untuk berusaha bersama-sama menjadikan suatu negara yang adil dan makmur dan diridhai Allah SWT.

Dengan panduan hidup dan gerakan yang begitu jelas, seluruh keluarga besar Muhammadiyah – temasuk mahasiswa baru UMY ini – kita harapkan akan berusaha dengan sungguh-sungguh berjuang di jalan Allah, agar tujuan yang digariskan persyarikatan Muhammadiyah dapat terwujud, yaitu "menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya".
Dan, salah satu pesan penting KH A. Dahlan kepada warga Muhammadiyah adalah: "Harus bersungguh-sungguh hati dan tetap tegak pendiriannya (jangan was-was)."

Lanjut baca,

https://member.adianhusaini.id/member/blog/detail/jadilah-mahasiswa-pembawa-perubahan

 

Dipost Oleh Super Administrator

Admin adianhusaini.id

Post Terkait

Tinggalkan Komentar